Rekayasa elegan dan gerak yang pelan nan stabil menjadikan menatap kota sebagai ritual bersama warga London.

Diciptakan untuk perayaan milenium, Eye menata ulang aktivitas memandang kota sebagai pengalaman tenang dan dapat dibagi di jantung London. Targetnya bukan sekadar struktur tinggi, melainkan isyarat arsitektural yang selaras dengan jalur pejalan kaki, jembatan, dan ritme sungai.
Para arsitek dan insinyur mengejar landmark yang ringan tampilannya, presisi secara teknis, dan harmonis dengan panorama Thames—menciptakan ikon yang memikat bukan karena gegap gempita, melainkan karena ketenangannya.

Roda kantilever dengan kabel tegang, bantalan presisi, dan poros kuat—contoh klasik ketika bentuk mengikuti fungsi, namun tetap ramah kota.
Toleransi manufaktur, geometri kabel, dan pilihan material dikalibrasi agar putaran halus dan kontinu. Hasilnya: gerakan yang bebas guncang, umur panjang, dan keanggunan yang tidak mendominasi cakrawala.

Segmen besar lebih dulu dirakit secara horizontal di platform terapung, lalu diangkat perlahan di samping County Hall. Cara ini meminimalkan gangguan lalu lintas kota, sekaligus menjadi tontonan rekayasa bagi pejalan di tepi sungai.
Logistik sungai, operasi crane, dan cuaca dikelola secara situasional. Warga di South Bank menyaksikan lahirnya sebuah penanda zaman seakan tayang langsung.

Dibuka menjelang milenium, Eye segera menjadi salah satu atraksi berbayar paling ramai di Inggris. Sejak awal ia berbeda: bukan semata mengejar ketinggian, melainkan menghadirkan ‘memandang bersama’ yang lembut.
Alih‑alih mendominasi kota, ia bernafas bersama kota: mengikuti ritme Thames dan mengubah penjelajahan urban menjadi kebiasaan yang tenang, penuh rasa ingin tahu, dan fotogenik.

Kapsul ber‑AC dan luas memungkinkan Anda bergerak mencari sudut terbaik, menunjuk landmark, dan berbagi momen dengan keluarga atau kawan. Ritme geraknya lembut—tidak membuat pusing, tidak memaksa terburu‑buru.
Saat cerah, pandangan menyapu bermil‑mil: jembatan, taman, istana, dan menara modern bertemu dalam satu bingkai. Bagi pemburu foto, mengelola pantulan kaca dan memilih sudut adalah tantangan kecil yang menyenangkan.

Pemantauan berkelanjutan, pemeriksaan terjadwal, dan sistem kendali presisi menjaga putaran tetap mulus dan terprediksi. Prosedur difokuskan pada keseimbangan kenyamanan dan keselamatan, bahkan saat cuaca berubah‑ubah.
Angin kencang bisa memicu jeda; pengumuman yang jelas membantu Anda menata rencana. Perawatan terencana memperpanjang umur kapsul, kabel, dan bantalan.

Rute bebas hambatan, bantuan staf, dan kuota kursi roda yang bisa dipesan lebih dulu membuat pengalaman ini luas diakses. Penanda jelas dan proses naik yang tenang membantu semua kalangan.
Keluarga, lansia, dan pengunjung dengan kebutuhan beragam akan menemukan alur yang sederhana dan mudah ditebak—ideal untuk kunjungan lintas generasi.

Lokasi yang pro transportasi umum mengurangi penggunaan mobil; banyak pengunjung datang dengan kereta, Tube, atau berjalan kaki.
Upaya terus dilakukan pada aspek energi, material, dan operasi bertanggung jawab—serasi dengan dinamika pusat kota yang sibuk.

Nama sponsor berganti dari waktu ke waktu, namun esensinya tetap: pengalaman dan pemandangan adalah daya tarik utama.
Kemitraan bisa berubah, sementara identitas Eye sebagai ‘ritual London’ tetap kuat.

Pilih momen: pagi yang tenang, cahaya emas senja, atau gemerlap malam. Sisihkan waktu berjalan di tepi sungai sebelum atau sesudahnya.
Cek agenda South Bank—seniman jalanan, pasar, dan pameran menambah warna pengalaman.

Eye berada di antara galeri, teater, dan ruang publik yang menjadikan tepi sungai sebagai poros budaya yang hidup.
Dari County Hall ke National Theatre hingga Tate Modern—sebuah rute jalan kaki urban yang memuaskan.

Westminster Abbey, Big Ben, dan Gedung Parlemen tepat di seberang jembatan.
Beberapa menit berjalan kaki atau naik Tube menghubungkan Anda ke Trafalgar Square, Covent Garden, St Paul’s, dan Tower Bridge.

Eye mengubah aksi menatap diam‑diam menjadi momen khas London—sederhana, sosial, dan menyentuh.
Entah kunjungan pertama atau yang ke‑lima puluh, dari kapsul yang berputar perlahan, kota selalu terasa baru.

Diciptakan untuk perayaan milenium, Eye menata ulang aktivitas memandang kota sebagai pengalaman tenang dan dapat dibagi di jantung London. Targetnya bukan sekadar struktur tinggi, melainkan isyarat arsitektural yang selaras dengan jalur pejalan kaki, jembatan, dan ritme sungai.
Para arsitek dan insinyur mengejar landmark yang ringan tampilannya, presisi secara teknis, dan harmonis dengan panorama Thames—menciptakan ikon yang memikat bukan karena gegap gempita, melainkan karena ketenangannya.

Roda kantilever dengan kabel tegang, bantalan presisi, dan poros kuat—contoh klasik ketika bentuk mengikuti fungsi, namun tetap ramah kota.
Toleransi manufaktur, geometri kabel, dan pilihan material dikalibrasi agar putaran halus dan kontinu. Hasilnya: gerakan yang bebas guncang, umur panjang, dan keanggunan yang tidak mendominasi cakrawala.

Segmen besar lebih dulu dirakit secara horizontal di platform terapung, lalu diangkat perlahan di samping County Hall. Cara ini meminimalkan gangguan lalu lintas kota, sekaligus menjadi tontonan rekayasa bagi pejalan di tepi sungai.
Logistik sungai, operasi crane, dan cuaca dikelola secara situasional. Warga di South Bank menyaksikan lahirnya sebuah penanda zaman seakan tayang langsung.

Dibuka menjelang milenium, Eye segera menjadi salah satu atraksi berbayar paling ramai di Inggris. Sejak awal ia berbeda: bukan semata mengejar ketinggian, melainkan menghadirkan ‘memandang bersama’ yang lembut.
Alih‑alih mendominasi kota, ia bernafas bersama kota: mengikuti ritme Thames dan mengubah penjelajahan urban menjadi kebiasaan yang tenang, penuh rasa ingin tahu, dan fotogenik.

Kapsul ber‑AC dan luas memungkinkan Anda bergerak mencari sudut terbaik, menunjuk landmark, dan berbagi momen dengan keluarga atau kawan. Ritme geraknya lembut—tidak membuat pusing, tidak memaksa terburu‑buru.
Saat cerah, pandangan menyapu bermil‑mil: jembatan, taman, istana, dan menara modern bertemu dalam satu bingkai. Bagi pemburu foto, mengelola pantulan kaca dan memilih sudut adalah tantangan kecil yang menyenangkan.

Pemantauan berkelanjutan, pemeriksaan terjadwal, dan sistem kendali presisi menjaga putaran tetap mulus dan terprediksi. Prosedur difokuskan pada keseimbangan kenyamanan dan keselamatan, bahkan saat cuaca berubah‑ubah.
Angin kencang bisa memicu jeda; pengumuman yang jelas membantu Anda menata rencana. Perawatan terencana memperpanjang umur kapsul, kabel, dan bantalan.

Rute bebas hambatan, bantuan staf, dan kuota kursi roda yang bisa dipesan lebih dulu membuat pengalaman ini luas diakses. Penanda jelas dan proses naik yang tenang membantu semua kalangan.
Keluarga, lansia, dan pengunjung dengan kebutuhan beragam akan menemukan alur yang sederhana dan mudah ditebak—ideal untuk kunjungan lintas generasi.

Lokasi yang pro transportasi umum mengurangi penggunaan mobil; banyak pengunjung datang dengan kereta, Tube, atau berjalan kaki.
Upaya terus dilakukan pada aspek energi, material, dan operasi bertanggung jawab—serasi dengan dinamika pusat kota yang sibuk.

Nama sponsor berganti dari waktu ke waktu, namun esensinya tetap: pengalaman dan pemandangan adalah daya tarik utama.
Kemitraan bisa berubah, sementara identitas Eye sebagai ‘ritual London’ tetap kuat.

Pilih momen: pagi yang tenang, cahaya emas senja, atau gemerlap malam. Sisihkan waktu berjalan di tepi sungai sebelum atau sesudahnya.
Cek agenda South Bank—seniman jalanan, pasar, dan pameran menambah warna pengalaman.

Eye berada di antara galeri, teater, dan ruang publik yang menjadikan tepi sungai sebagai poros budaya yang hidup.
Dari County Hall ke National Theatre hingga Tate Modern—sebuah rute jalan kaki urban yang memuaskan.

Westminster Abbey, Big Ben, dan Gedung Parlemen tepat di seberang jembatan.
Beberapa menit berjalan kaki atau naik Tube menghubungkan Anda ke Trafalgar Square, Covent Garden, St Paul’s, dan Tower Bridge.

Eye mengubah aksi menatap diam‑diam menjadi momen khas London—sederhana, sosial, dan menyentuh.
Entah kunjungan pertama atau yang ke‑lima puluh, dari kapsul yang berputar perlahan, kota selalu terasa baru.